Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng Jl. Manado-Tomohon, Km. 10, Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, 95661 Indonesia
+ 62 431-835-790

Cita-Cita yang Menjadi Kenyataan

Sejarah Program Studi Magister Filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng

Keinginan untuk mendirikan Program Studi Magister Filsafat merupakan cita-cita yang cukup lama, dan bahkan kalau dirunut dengan cermat sudah ada dalam benak pendiri Seminari Tinggi Hati Kudus pada tahun 1954. Cita-cita para pendiri saat itu adalah agar pendidikan filsafat dan teologi di sekolah para calon imam pribumi sungguh-sungguh bermutu dan tidak kalah secara internasional. Artinya "Pineleng" harus menjadi salah satu pusat pendidikan yang berkualitas. 

Keinginan itu mulai dirasa sebagai tantangan mendesak ketika kebutuhan masyarakat semakin terasa. Di masyarakat semakin diharapkan adanya tenaga-tenaga untuk pendidikan karakter di universitas-universitas. Demikian pula dalam masyarakat semakin dibutuhkan sumbangan filsafat dan teologi untuk pembangunan yang berkarakter, yaitu orang-orang yang dapat berpikir kritis terhadap kehidupan masyarakat, dapat menganalisa kearifan-kearifan lokal yang luhur, mempertanggung jawabkan nilai-nilai agama dan moral serta memberi arah pada kebenaran dan martabat sejati manusia. Sementara itu jumlah dosen yang berpendidikan doktor juga semakin banyak. 

Dalam Perjalanan sejarah STFSP itu wacana dan upaya pendirian Program Studi Magister ini sudah muncul ketika program mayor dikelola oleh Drs. Innocentius Renwarin, Lic. Th. dan Hans Dahua S.S., M.Th. pada tahun 1998-2005. Upaya tersebut kemudian dilanjutkan oleh Dr. Albertus Sujoko, S.S., Lic. Th., pada saat ia menjabat sebagai Ketua STFSP (2003-2011). Upaya yang sempat dilakukan adalah mengajukan surat pengusulan pembukaan program studi magister, tetapi tidak ditindak-lanjuti sehingga kadaluarsa. 

Pada tahun 2016, di bawah kepemimpinan Amrosius Wuritimur, S.S., Lic. Th. sebagai Ketua STFSP, rencana itu dihidupkan dan dikerjakan lagi. Hasilnya adalah sebuah draft kurikulum dan draft proposal pendirian program studi magister berisikan visi, misi, manfaat dan keunggulan program, kurikulum, dosen, dan lain-lain. Namun, upaya itu kemudian tidak dilanjutkan dan tidak membuahkan hasil sesuai yang diharapkan karena terhambat masalah persyaratan-persyaratan yang tidak dapat dipenuhi oleh Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng.

Meski mengalami beberapa kegagalan, rencana itu tidak pernah hilang dari ingatan Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng sebagai sebuah lembaga pendidikan. Demikian, dalam masa kepemimpinan Dr. Gregorius Hertanto Dwi Wibowo, S.S., M.Th., diputuskan dalam rapat pimpinan STFSP pada Sabtu, 8 Mei 2021 untuk melanjutkan lagi rencana pendirian program studi magister tersebut. Tiga orang, yakni Dr. Ignasius Welerubun, S.S., MA., Amrosius Wuritimur, S.S., Lic. Th., dan Dr. Barnabas Ohoiwutun, ditunjuk menjadi tim kecil yang menyiapkan panduan kerja. Tim ini, sesuai Surat Keputusan Yayasan Perguruan Tinggi Katolik Keuskupan Manado (YPTKKM), kemudian dilengkapi beberapa dosen guna membentuk Panitia Persiapan Program Magister Filsafat STFSP. Mereka itu adalah Dr. Paul Richard Renwarin, Dr. Melky Malingkas, S.S., M.Ed., Dr. Stenly V. Pondaag, S.S., M.Th, Antonius Baju Nujartano, S.S., MA., Anselmus Jamlean, S.S., M.Hum., Timoteus Ata Leuehaq, S.S., MA. Tugas Panitia ini adalah bekerja menyediakan dokumen-dokumen persyaratan yang diperlukan guna mewujudkan rencana pembukaan program magister tersebut.

Proses pengusulan mulai dilaksanakan pada masa Dr. Barnabas Ohoiwutun menjadi Ketua STFSP. Dengan dukungan dari YPTKKM yang dipimpin oleh Amrosius Wuritimur, S.S., Lic.Th. (Ketua), Anselmus Jamlean, S.S., M.Hum (Sekretaris) dan Bonifasius Bin Ola (Bendahara), panitia bertindak maksimal. Dukungan stakeholders dan Kepala LLDIkti Wilayah XVI, turut membantu proses pengusulan pembukaan Program Studi Magister Filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng. Akhirnya pada tanggal 20 Mei 2025 keluarlah ijin penyelenggaraan Program Studi Magister Filsafat. Dengan demikian secara resmi Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng dapat mulai menyelenggarakan program ini pada Semester Gasal Tahun ajaran 2025-2026. 

Bila pikiranmu gelisah mencari makna di balik segala yang tampak,
Magister Filsafat adalah rumah bagi kegelisahan itu - tempat di mana pertanyaan dihormati, dan kebijaksanaan dilahirkan.
LET'S JOIN US